
Benar saja, bila cobalah betul-betul memperbandingkan dengan skuter konvensional, seperti Vario umpamanya, performanya cukup berkompetisi. Honda Vario 125 eSP bermesin 125 cc 4-tak SOHC, mempunyai tenaga 8, 3 kW (11, 1 tk) @8. 500 rpm, serta torsi 10, 8 Nm @5. 500 rpm. Bila dari tenaga, Vario lebih unggul dengan ketidaksamaan 2, 9 tk. Tetapi, bila diliat dari torsinya, Gesits (20 Nm) tambah lebih unggul dengan selisih 9, 2 Nm, dimana Vario cuma 10, 8 Nm. Ini terlihat bila Gesits bakal begitu pas untuk temani berkendara didalam kota dengan ciri-ciri stop and go. Spesifikasi Honda Vario 125 eSP
Sesaat, dari top speed, Gesits unggul tiga angka dari Honda Vario eSP, dimana calon “motor Nasional” dapat meraih angka 99 kpj, sedang Vario cuma 96 kpj. Waktu peluncuran Yamaha Aerox 125LC di Sirkuit Sentul, Bogor, (18/1/2016), sekian kali PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) membandingkannya dengan yang dimaksud ”kompetitor”. Siapa dia? Pastinya satu diantara Skutik Honda.
Dalam presentasi, Radityo Andi Darma, Head of Automatic Standard & Premium Brand YIMM, memperbandingkan tenaga, torsi, sampai tarikan Aerox 125 LC dengan pesaing. Tak disebutkan gamblang, tetapi sumber KompasOtomotif segera menunjuk Vario 125 eSP. Bila diliat dari tampang serta segmen yang dibidik, sesungguhnya dua jenis ini keduanya sama miliki benang merah, yaitu customer yang perlu performa Skutik yang tambah baik. Masalah demografi konsumen, semasing miliki bidikan segmen.
No comments:
Post a Comment